Kakashi Hatake Si Paling Taat Aturan Hingga Jadi Pembangkang !

Table of Contents

Kakashi adalah anak dari Hatake Sakumo, dan Kakashi sangat mengidolakan sosok ayahnya. Tak hanya Kakashi, tetapi warga Desa Konoha juga menghormati Hatake Sakumo yang dijuluki Taring Putih Konoha, karena ayah Kakashi merupakan sosok Shinobi Jenius yang konon lebih hebat dari 3 Sannin Legendaris Konoha.

Namun nasib sial menimpa Hatake Sakumo, ketika Sakumo dipilih sebagai ketua Tim dalam misi rahasia untuk menyusup ke daerah musuh, lalu Sakumo mengalami situasi yang membuatnya terjepit diantara 2 pilihan, yaitu keberhasilan misi atau keselamatan rekan tim. Menurut aturan Shinobi, menelantarkan misi adalah perbuatan haram, tetapi Sakumo memilih meng-gagalkan misi demi keselamatan nyawa rekan timnya.

Hingga akhirnya, keputusan Sakumo yang memilih menyelamatkan temannya tersebut, telah mendatangkan kerugian besar bagi Desa Konoha dan Negara Api. Akibatnya, Sakumo dihina dan dipojokkkan oleh warga Desa Konoha, termasuk oleh teman atau rekan tim yang telah diselamatkan Sakumo. Hasilnya, Sakumo mengalami depresi dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

Semenjak kegagalan ayahnya menjalankan misi, Kakashi sudah tidak mengidolakan ayahnya dan Kakashi sudah tidak pernah bangga pada ayahnya. Setelah kematian ayahnya, Kakashi bersumpah untuk selalu mematuhi setiap hukum dan aturan Shinobi.

Berikut Adalah Penyebab Kakashi Hatake Si Paling Taat Aturan Berubah Jadi Pembangkang

1. Kakashi Hatake Bocah Si Paling Taat Aturan


Kakashi bocah adalah sosok yang selalu terobsesi menaati peraturan Shinobi, Kakashi juga berpegang teguh pada sebuah prinsip, Shinobi yang melanggar peraturan dan tata tertib adalah sampah.

Oleh sebab itu, Kakashi selalu mengutamakan keberhasilan misi lebih dari apapun. Bahkan saat menyaksikan anggota timnya terluka, atau tertinggal di daerah musuh, Kakashi tidak akan memedulikannya, karena Kakashi akan terus berfokus menyelesaikan misi. Akibatnya, Kakashi sering bertengkar dengan rekan tim dan atasannya, karena Kakashi dianggap tidak berperasaan.

Pada Perang Besar Dunia Shinobi Ketiga, Sandaime Hiruzen mengutus Tim Minato untuk menghancurkan Jembatan Kannabi yang dipakai Shinobi Iwagakure untuk mengirim pasukan bantuan. Namun Minato, Rin dan Kakashi terpaksa harus menunda keberangkatan menjalankan misi, akibat Obito belum tiba ditempat Tim Minato berkumpul. Setelah Obito datang terlambat, Kakashi lalu memarahi Obito yang tidak datang tepat waktu, dan Kakashi menceramahi Obito untuk menaati peraturan Shinobi.

Kakashi juga telah menghafal hukum dan aturan Shinobi. Ketika Obito ketakutan diserang musuh hingga akhirnya ditolong Minato, lalu Kakashi kesal mendengar perkataan Obito yang tidak mewaspadai bahaya musuh, karena Obito beralasan matanya terkena debu dan berair. Kemudian, Kakashi menceramahi Obito dengan Kitab aturan Shinobi dari pasal ke 25, jika Shinobi tidak boleh memperlihatkan air mata.

Setelah itu, Minato membagi 2 Tim untuk berpencar menjalankan tugasnya masing-masing. Tim Kakashi yang diketuai oleh Kakashi, dengan anggota Rin dan Obito bertugas menyusup ke daerah belakang musuh dan menghancurkan Jembatan Kannabi lalu mundur. Sedangkan Minato akan bertugas sendirian menghadapi musuh secara langsung dan mengalihkan perhatian musuh, supaya misi Tim Kakashi bisa berjalan mudah.

Hingga akhirnya, Kakashi juga mengalami situasi yang membuatnya terjepit diantara 2 pilihan, yaitu keberhasilan misi atau keselamatan rekan tim, karena Rin telah diculik oleh Shinobi Iwagakure. Namun tanpa keraguan, Kakashi memilih untuk tetap melanjutkan misi. Kemudian, Obito memarahi Kakashi yang telah tega menelantarkan teman seperjuangan, Kakashi lalu memberitahu Obito tentang aturan Kitab Shinobi, jika seorang Shinobi harus bisa mengorbankan temannya demi kelancaran misi.

Meskipun Kakashi sudah memberitahu Obito aturan Kitab Shinobi yang menyuruh anggota patuh pada perintah ketua Tim, namun Obito tetap memilih melanggar peraturan demi menolong Rin. Berikutnya, Obito memberitahu Kakashi, jika Obito menyakini Sakumo Hatake adalah pahlawan sejati. Obito juga membenarkan prinsip Kakashi, jika Shinobi yang telah melanggar peraturan dan tata tertib disebut sebagai sampah, tetapi bagi Obito, Shinobi yang menelantarkan temannya lebih buruk dari sampah.

Setelah menerima ceramah Obito yang menembus sanubari dan menyentuh kalbu, akhirnya Kakashi memutuskan bertobat dan Kakashi tidak akan menaati peraturan Kitab Shinobi lagi. Selanjutnya, Kakashi juga ikut membantu Obito untuk menyelamatkan Rin yang telah di sandera oleh Shinobi Iwagakure.

2. Kakashi Hatake Ajarkan Muridnya Langgar Aturan


Setelah 10 tahun bertugas menjadi Anbu Konoha, Sandaime Hiruzen memerintahkan Kakashi pensiun sebagai Anbu, dan Sandaime Hiruzen menugaskan Kakashi menjadi Jonin yang bertugas membimbing Genin.

Meskipun diberi 3 murid yang baru lulus Akademi dan resmi berstatus Genin, Kakashi tidak akan menerima muridnya begitu saja, karena Kakashi akan melakukan tes kelayakan Genin pada calon muridnya.

Ketika makan siang, Kakashi pernah mengikat tali ke badan 1 Genin di pohon, lalu Kakashi memberikan 2 bekal Bento ke 2 Genin lainnya. Kakashi memberikan aturan yang melarang 2 Genin tersebut memberi makanan pada 1 Genin yang badannya sedang diikat tali. Kemudian, Kakashi akan berpura-pura pergi meninggalkan 3 Genin tersebut sementara waktu, lalu saat Kakashi tahu ke 3 Genin tersebut mematuhi aturannya. Maka, Kakashi tidak akan meloloskan ke 3 Genin tersebut sebagai muridnya, dan Kakashi akan mengembalikan 3 Genin tersebut ke Akademi.

Tim 7 yang beranggotakan Sakura, Sasuke dan Naruto juga diberikan test kelayakan Genin oleh Kakashi. Ketika makan siang, Naruto terciduk mencuri makanan saat latihan lalu badannya terikat tali dipohon, lalu Kakashi memberikan bekal Bento ke Sakura dan Sasuke, tetapi Kakashi melarang Sakura dan Sasuke memberi makanan pada Naruto. Jika Sasuke atau Sakura tidak mematuhi aturan yang ditetapkan oleh Kakashi, maka Kakashi akan men-diskualifikasi orang tersebut, karena dianggap gagal menjalankan test.

Berikutnya, Kakashi berpura-pura pergi sementara meninggalkan Tim 7, lalu dari kejauhan Kakashi memperhatikan Sakura dan Sasuke tidak tega menyantap makan siang didepan Naruto yang sedang kelaparan. Hingga akhirnya, Sasuke dan Sakura memilih melanggar peraturan dari Kakashi, yaitu Sakura dan Sasuke telah memberi makan pada Naruto. Kemudian, Kakashi mendadak muncul dihadapan Tim 7, dan Kakashi berpura-pura marah pada Tim 7 yang telah berani melanggar aturannya.

Namun, karena Tim 7 telah berani melanggar aturan dari Kakashi inilah, akhirnya Kakashi memutuskan Tim 7 lulus sebagai muridnya. Andai Tim 7 menuruti aturan Kakashi untuk tidak memberi Naruto makan, maka Tim 7 juga akan gagal, sama seperti kelompok Kakashi yang terdahulu. Sebab Kakashi memegang teguh perkataan Obito sebagai pedoman hidupnya, memang benar Shinobi yang melanggar peraturan dan tata tertib adalah sampah, tetapi Shinobi yang menelantarkan temannya lebih buruk dari sampah.

3. Kakashi Dikenal Suka Datang Terlambat Oleh Rekan


Sempat membuat repot Genma yang bertugas jadi pengawas pertandingan Ujian Chunin, karena telah beberapa kali mengumumkan penundaan pertandingan Sasuke melawan Gaara, hingga mengakibatkan penonton sangat marah dan Sasuke terancam di-diskualifikasi. Akhirnya, Kakashi muncul membawa Sasuke yang datang terlambat, supaya Sasuke bisa bertanding melawan Gaara. Hasilnya, Genma jadi memaklumi keterlambatan Sasuke, karena Sasuke adalah murid Kakashi, lalu Genma menilai Kakashi telah menularkan kebiasaan datang terlambatnya pada Sasuke.

Bahkan, saat upacara pemakaman Sandaime Hiruzen sudah dimulai. Yugao secara kebetulan bertemu Kakashi yang sedang berada di monumen pahlawan yang terukir nama Obito. Sebagai orang yang pernah jadi bawahan Kakashi di Anbu dan sudah tahu kebiasaan terlambat Kakashi, Yugao sangat paham Kakashi sebenarnya sedang mengulur waktu untuk datang ke upacara pemakaman Sandaime Hiruzen. Berikutnya, Yugao menasehati Kakashi, daripada Kakashi selalu memikirkan alasan keterlambatan, seharusnya Kakashi datang lebih awal.

Hampir semua rekan Kakashi sudah hafal dengan kebiasaan Kakashi yang sering datang terlambat. Tapi, sepertinya Kakashi sering datang terlambat karena meniru kebiasaan Obito, padahal sewaktu bocah Kakashi selalu datang tepat waktu.

Ketika bocah, Kakashi sangat tidak senang dengan perbuatan Obito Uchiha yang selalu terlambat. Saking lamanya menunggu kedatangan Obito, tukang foto yang bertugas melakukan pemotretan pada Tim Minato menjadi hilang kesabaran, tetapi Minato dan Rin terus mengulur waktu tukang foto untuk mau menunggu, lalu Kakashi tampak sangat memahami kekesalan yang dirasakan tukang foto. Setelah Obito datang terlambat ia hanya bisa tersenyum, tetapi tukang foto dan Kakashi menjadi sangat jengkel pada Obito, lalu Minato tampak tak habis pikir dengan ulah keterlambatan Obito yang tidak ada habisnya.

Ketika Tim Minato baru dibentuk, Kakashi marah pada Obito yang datang terlambat saat perkenalan, walaupun Minato dan Rin tidak mempermasalahkannya. Namun, Kakashi yang menjadi Jonin pembimbing juga datang terlambat saat pembentukan Tim 7, karena Kakashi sengaja mengulur waktu untuk berada di monumen pahlawan yang terukir nama Obito. Akibatnya, Kakashi terlambat datang untuk menjemput Sakura, Sasuke dan Naruto di Akademi.

Kemudian, saat Tim Minato mengadakan pertemuan, Obito datang terlambat dan Obito beralasan tersesat dijalan, Kakashi lalu memarahi keterlambatan Obito dan menceramahi Obito tentang profesi Shinobi yang wajib menaati peraturan. Kakashi menilai sikap ceroboh Obito saat tersesat memilih jalan berisiko membahayakan keselamatan temannya, andai dilakukan dalam misi. Namun, Kakashi juga sering terlambat saat mengadakan pertemuan dengan Tim 7, lalu Kakashi beralasan tersesat dijalan kehidupan.

Sepertinya Kakashi menjadikan kebiasaan sering terlambat, sebagai sebuah simbol dirinya adalah pembangkang yang tak taat aturan, untuk menghukum perbuatan masa mudanya yang selalu menaati peraturan. Bahkan, Kakashi pernah mengaku menyesal pada saat badan Obito tertindih batu besar, karena Kakashi terlalu taat aturan dan tidak menuruti perintah Obito untuk menyelamatkan Rin ditempat pertama. Akibatnya, Kakashi harus menyaksikan Obito sekarat tertindih batu besar, lalu Obito terkubur bebatuan.

4. Azab Kakashi Suka Terlambat ! Akhirnya Kakashi Rasakan Menunggu


Sebagai sosok yang sering menabur kebiasaan terlambat dan membuat orang lain kesal menunggu kedatangannya. Akibatnya, Kakashi harus menuai hasil perbuatannya, karena Kakashi juga harus menunggu kedatangan Naruto yang terlambat.

Pada saat Kakashi akan segera mengakhiri masa jabatan sebagai Hokage Keenam Desa Konoha, lalu Kakashi pun sudah meniatkan untuk menjalani hidup dengan damai dan bersantai dipemandian air panas.

Tetapi, sebelum Kakashi dapat menjalani kehidupan damai yang sangat di-idamkannya, Kakashi harus merasakan menunggu lama kedatangan Naruto, karena Naruto yang akan segera dilantik jadi Hokage Ketujuh Desa Konoha tidak kunjung datang, padahal semua penduduk Desa Konoha sudah bersiap merayakan Hokage baru desa mereka.

Selanjutnya, Kakashi menjadi semakin keheranan, saat tahu Hinata yang mendatanginya sembari membawa Jubah Hokage Ketujuh, dan ternyata Hinata juga baru tahu Naruto belum tiba pada acara pelantikan Hokage. Akibatnya, Kakashi yang bertugas memimpin acara pelantikan Hokage Ketujuh menjadi panik, karena Naruto sudah bukan lagi datang terlambat, tetapi Naruto memang tidak datang sama sekali ke acara pelantikan Hokage.

Post a Comment